Smoke Signal / alat sinyal darurat adalah yang menghasilkan asap tebal berwarna mencolok (umumnya oranye) untuk menandai posisi orang/sekoci/kapal saat keadaan darurat. dipakai agar tim penolong—baik dari kapal lain, helikopter, maupun pesawat—bisa melihat lokasi korban dengan cepat, terutama di laut lepas yang minim patokan.

Fungsi utama
-
Menunjukkan lokasi korban (visual marker)
-
Asap tebal membuat posisi lebih mudah terlihat dari jarak jauh.
-
-
Memandu kapal/helikopter penyelamat
-
Sangat efektif untuk membantu penolong “mengunci” titik koordinat secara visual.
-
-
Meningkatkan peluang ditemukan
-
Di laut, objek kecil seperti pelampung/sekoci bisa sulit terlihat. Asap memperbesar “jejak visual”.
-
-
Mendukung sinyal distress lain
-
Biasanya digunakan bersama alat lain seperti life buoy, flare, EPIRB, atau lampu sinyal, sehingga pertolongan lebih cepat.
-
Jenis yang umum
-
Buoyant Smoke Signal (mengapung)
-
Dirancang untuk digunakan di permukaan air dan tetap mengapung sambil mengeluarkan asap.
-
Cocok untuk MOB (Man Overboard) atau penanda lokasi sekoci.
-
-
Hand Smoke Signal (dipegang)
-
Dinyalakan lalu dipegang (atau ditempatkan aman) untuk menandai posisi dari kapal/sekoci.
-
Perlu perhatian pada arah angin dan jarak aman dari bahan mudah terbakar.
-
