Swivel (adalah komponen putar (rotary connector) pada rigging yang memungkinkan sambungan berputar 360° sehingga mencegah puntiran (twist) pada wire rope, chain, sling, atau beban saat diangkat/ditarik. sering dipasang di antara hook–sling, crane–lifting point, atau pada sistem penarikan agar beban bisa berputar tanpa memindahkan torsi ke sling/rope yang dapat menyebabkan kerusakan.

Fungsi utama
-
Mencegah twist pada sling/wire rope
-
Twist berulang bisa mempercepat keausan, merusak strand, dan menurunkan umur pakai.
-
-
Menjaga beban tetap stabil saat berputar
-
Cocok untuk beban yang cenderung “muter” karena bentuknya, angin, atau proses pengangkatan.
-
-
Mengurangi torsi ke peralatan rigging
-
Membantu melindungi hook, shackle, wire rope, dan fitting lainnya dari beban puntir.
-
-
Meningkatkan keselamatan dan kontrol
-
Proses lifting lebih halus, mengurangi risiko sling menyilang atau beban jadi tidak seimbang.
-
Jenis swivel yang umum di rigging
-
Swivel Hook
-
Hook yang bagian kepalanya dapat berputar. Sering dipakai pada crane/hoist.
-
-
Swivel Link / Swivel Connector
-
Penghubung putar di tengah rigging (antara shackle–hook atau sling–hook).
-
-
Swivel Hoist Ring (rotating lifting point)
-
Titik angkat yang bisa berputar dan swivel, umum pada lifting point mesin/struktur.
-
Catatan: Ada swivel yang hanya rotasi, ada yang rotasi + swivel (artikulasi sudut). Pilih sesuai kebutuhan arah tarikan.
Hal penting saat memilih & menggunakan Swivel (ringkas)
-
Pastikan ada WLL/SWL dan marking yang jelas.
-
Gunakan swivel yang rated untuk lifting bila dipakai mengangkat (bukan sekadar lashing).
-
Hindari side loading yang tidak sesuai desain.
-
Rutin cek bearing/poros, keausan, retak, dan kelancaran putaran.
-
Untuk beban yang sangat dinamis atau berputar terus-menerus, pertimbangkan model swivel berkualitas dengan mekanisme bearing yang sesuai.
