
Dalam dunia rigging, lifting, marine, konstruksi, hingga industri, penggunaan wire rope sangat umum ditemukan untuk kebutuhan pengangkatan, penarikan, pengikatan, maupun pengamanan beban. Agar wire rope dapat digunakan dengan lebih praktis dan aman, dibutuhkan komponen pendukung yang tepat, salah satunya adalah wire rope clip. Komponen ini berfungsi sebagai penjepit atau pengunci pada ujung wire rope, terutama saat pengguna ingin membuat sambungan mata atau loop tanpa proses press permanen. Walaupun ukurannya relatif kecil, perannya sangat penting dalam sistem rigging equipment dan lifting equipment. Karena itu, memahami bentuk, fungsi, jenis, cara kerja, hingga prinsip pemasangannya menjadi hal penting sebelum menggunakan aksesoris wire rope ini di lapangan.
Apa Itu Wire Rope Clip?
Wire rope clip adalah aksesoris penjepit yang digunakan untuk mengunci atau menjepit wire rope agar ujungnya tidak mudah terlepas. Komponen ini biasanya dipakai untuk membuat mata atau loop pada ujung wire rope, sehingga wire rope dapat dihubungkan dengan shackle, thimble, hook, turnbuckle, eye bolt, atau perlengkapan rigging lainnya. . Di Indonesia sendiri, wire rope clip juga sering disebut dengan istilah wire clemp, kuku macan, atau klem wire rope.
Dalam penggunaan sehari-hari, wire rope clip sering juga disebut klem wire rope, wire clemp, atau kuku macan. Istilah ini cukup populer di Indonesia, terutama di lingkungan proyek, pelabuhan, workshop, kapal, pergudangan, konstruksi, dan industri yang sering menggunakan wire rope sebagai alat bantu pengangkatan atau pengikatan.
Secara sederhana, cara kerja wire rope clip adalah menjepit dua bagian wire rope, yaitu bagian utama atau live end dan bagian ujung pendek atau dead end. Setelah wire rope dibentuk menjadi loop, clip dipasang dan dikencangkan menggunakan mur agar tali baja terkunci dengan kuat.
Komponen ini termasuk dalam kategori aksesoris wire rope karena penggunaannya selalu berkaitan dengan wire rope. Dalam dunia rigging equipment, wire rope clip sangat membantu untuk membuat sambungan yang lebih praktis, terutama pada kebutuhan yang tidak memerlukan sambungan permanen seperti swaging atau press sleeve.
Meskipun terlihat sederhana, penggunaan wire rope clip harus dilakukan dengan benar. Posisi saddle, U-bolt, jumlah clip, jarak antar clip, dan kekencangan mur sangat berpengaruh terhadap keamanan sambungan. Jika salah pasang, kekuatan wire rope dapat berkurang dan sambungan menjadi tidak aman. Karena itu, sebelum membeli atau menggunakan wire rope clip, pengguna perlu memahami fungsi, jenis material, bentuk, cara kerja, serta batasan penggunaannya.
Baca Juga: Jenis Aksesoris Wire Rope Sling
Fungsi Wire Rope Clip pada Wire Rope
Fungsi wire rope clip sangat penting dalam penggunaan wire rope, terutama untuk kebutuhan pengikatan, rigging, dan sambungan mata. Berikut beberapa fungsi utamanya:
- Membentuk loop atau mata pada wire rope: Fungsi utama wire rope clip adalah membantu membentuk mata atau loop pada ujung wire rope agar dapat dikaitkan dengan aksesoris lain seperti hook, shackle, atau thimble.
- Mengunci ujung wire rope: Setelah wire rope dilipat membentuk loop, klem wire rope digunakan untuk menjepit bagian ujung pendek agar tidak mudah terlepas dari bagian utama.
- Membuat sambungan non-permanen: Berbeda dengan press sleeve atau swaging yang bersifat permanen, wire rope clip dapat dibongkar pasang sehingga cocok untuk kebutuhan sambungan sementara atau sambungan yang masih perlu disesuaikan.
- Mendukung pekerjaan rigging: Dalam sistem rigging equipment, wire rope clip membantu pengguna membuat sambungan wire rope yang lebih praktis untuk kebutuhan pengikatan, penarikan, penahanan, dan pengamanan.
- Menghubungkan wire rope dengan aksesoris lain: Wire rope clip memungkinkan wire rope digunakan bersama thimble, shackle, turnbuckle, hook, atau komponen lainnya dalam sistem lifting dan rigging.
- Membantu pekerjaan marine dan industri: Pada kebutuhan alat kapal, pelabuhan, konstruksi, dan industri, wire rope clip sering digunakan untuk pengamanan pagar, sling sementara, guy wire, tarikan ringan, dan berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Dengan berbagai fungsi tersebut, wire rope clip menjadi salah satu aksesoris wire rope yang cukup penting dan banyak digunakan di berbagai sektor.
Baca Juga: Fungsi Wire Clip Kawat Sling

Bagian-Bagian Wire Rope Clip
Agar lebih mudah memahami cara kerja dan pemasangannya, penting untuk mengenal bagian-bagian utama wire rope clip. Secara umum, wire rope clip terdiri dari beberapa komponen berikut:
- U-Bolt: U-Bolt adalah bagian berbentuk huruf U yang berfungsi menjepit wire rope dari satu sisi. Bagian ini akan menekan wire rope saat mur dikencangkan. Pada pemasangan standar, U-Bolt biasanya ditempatkan pada bagian ujung pendek wire rope atau dead end. Posisi ini penting agar bagian utama wire rope tidak rusak akibat tekanan langsung dari U-Bolt.
- Saddle: Saddle adalah bagian dudukan yang menjadi tempat wire rope bertumpu. Dalam prinsip pemasangan yang benar, saddle ditempatkan pada bagian utama wire rope atau live end. Ada istilah yang sering digunakan dalam pemasangan wire rope clip, yaitu “Never saddle a dead horse.” Artinya, saddle sebaiknya tidak diletakkan pada dead end, melainkan pada live end agar bagian utama wire rope tidak melemah.
- Nut atau Mur Pengunci: Mur berfungsi untuk mengencangkan U-Bolt ke saddle. Saat mur dikencangkan, wire rope akan terjepit kuat di antara U-Bolt dan saddle. Kekencangan mur sangat penting. Jika terlalu longgar, sambungan bisa bergeser. Jika terlalu berlebihan, wire rope dapat tertekan terlalu keras dan berisiko rusak.
- Ulir: Ulir berada pada ujung U-Bolt sebagai tempat mur dikencangkan. Kualitas ulir sangat berpengaruh terhadap daya jepit dan kestabilan sambungan. Jika ulir sudah aus, rusak, atau karatan berat, sebaiknya wire rope clip tidak digunakan karena dapat mengurangi kekuatan penguncian.
Bagian-bagian tersebut bekerja bersama untuk menjepit dan mengunci wire rope. Karena itu, kondisi setiap bagian harus diperiksa sebelum digunakan.
Baca Juga: Jual Clamp Kawat Baja untuk Rigging dan Lifting
Jenis Wire Rope Clip Berdasarkan Material
Berdasarkan materialnya, wire rope clip umumnya tersedia dalam beberapa pilihan. Dua yang paling sering digunakan adalah galvanis dan stainless steel.
1. Galvanis
Wire rope clip galvanis adalah jenis wire rope clip yang dilapisi galvanis untuk membantu meningkatkan ketahanan terhadap karat. Jenis ini banyak digunakan untuk kebutuhan outdoor, proyek, pelabuhan, konstruksi, gudang, dan beberapa aplikasi marine. Keunggulan utama wire rope clip galvanis adalah harganya relatif lebih ekonomis dibanding stainless steel. Selain itu, lapisan galvanis membantu melindungi permukaan dari korosi ringan hingga sedang, terutama jika digunakan di lingkungan yang tidak terlalu ekstrim.
2. Stainless Steel
Wire rope clip stainless steel adalah wire rope clip yang dibuat dari material stainless steel, sehingga memiliki ketahanan korosi yang lebih baik dibanding galvanis. Jenis ini cocok digunakan pada lingkungan yang lebih lembap, area dekat laut, kapal, industri makanan, area outdoor, dan aplikasi yang membutuhkan tampilan lebih bersih. Keunggulan stainless steel adalah lebih tahan terhadap karat dan memiliki tampilan yang lebih rapi. Untuk aplikasi marine tertentu, stainless steel sering dipilih karena lebih mampu menghadapi lingkungan yang basah dan korosif.
Baca Juga: Toko Jual Klem Kawat Sling di Jakarta
Jenis Wire Rope Clip Berdasarkan Bentuk
Selain berdasarkan material, wire rope clip juga dapat dibedakan berdasarkan bentuk atau desainnya. Beberapa jenis yang umum dikenal adalah Forged Us Wire Clip, Bulldog Wire Clip, dan Fist Grip Wire Clip.

1. Forged Us Wire Clip
Forged Us Wire Clip adalah jenis wire rope clip dengan bentuk U-bolt dan saddle yang umum digunakan dalam banyak aplikasi rigging. Jenis ini biasanya memiliki konstruksi yang kokoh dan dirancang untuk menjepit wire rope dengan stabil. Wire clip model ini banyak digunakan untuk membuat loop pada wire rope, terutama dalam aplikasi pengikatan, penarikan, dan rigging ringan hingga menengah. Karena desainnya umum, pengguna cukup mudah mengenali bentuknya di lapangan.
Kelebihan dari jenis ini adalah pemasangannya relatif sederhana dan tersedia dalam banyak ukuran. Namun, tetap dibutuhkan pemasangan yang benar, terutama pada posisi saddle dan U-bolt. Dalam penggunaan wire rope, jenis ini sebaiknya dipasang dengan jumlah clip yang sesuai dengan diameter wire rope agar sambungan lebih aman.

2. Bulldog Wire Clip
Bulldog Wire Clip adalah jenis wire rope clip yang juga banyak dikenal dalam pekerjaan rigging dan pengikatan. Di Indonesia, bentuk seperti ini sering disebut sebagai kuku macan oleh sebagian pengguna karena bentuknya khas dan memiliki daya jepit kuat. Bulldog wire clip biasanya digunakan untuk mengunci wire rope pada loop atau sambungan tertentu. Bentuknya dibuat agar dapat memberi tekanan yang baik pada wire rope saat mur dikencangkan.
Jenis ini cukup populer karena praktis, kuat, dan banyak tersedia di pasaran. Dalam aplikasi rigging equipment, bulldog wire clip sering dipilih untuk sambungan wire rope yang membutuhkan pemasangan cepat namun tetap stabil. Walaupun praktis, pemasangannya tetap harus mengikuti prinsip yang benar. Salah posisi saddle atau penggunaan jumlah clip yang kurang dapat membuat sambungan menjadi tidak maksimal.

3. Fist Grip Wire Clip
Fist Grip Wire Clip memiliki desain yang berbeda dari U-bolt clip biasa. Jenis ini menggunakan dua bagian penjepit yang menekan wire rope secara lebih seimbang dari kedua sisi. Keunggulan dari Fist Grip Wire Clip adalah tekanan jepitnya cenderung lebih merata dibanding model U-bolt biasa. Karena desainnya simetris, risiko salah posisi antara saddle dan U-bolt bisa lebih kecil.
Jenis ini sering digunakan pada aplikasi yang membutuhkan pemasangan lebih rapi dan distribusi tekanan lebih baik. Namun, ketersediaan dan harga dapat berbeda tergantung ukuran serta materialnya. Untuk beberapa kebutuhan, Fist Grip Wire Clip bisa menjadi pilihan menarik karena desainnya lebih modern dan praktis. Meski begitu, pengguna tetap harus menyesuaikan ukuran clip dengan diameter wire rope yang digunakan.
Baca Juga: Supplier Aksesoris Wire Rope Sling Terpercaya
Cara Kerja Wire Rope Clip
Cara kerja wire rope clip sebenarnya cukup sederhana, tetapi harus dilakukan dengan benar agar hasil sambungan aman. Pertama, ujung wire rope dibentuk menjadi loop atau mata sesuai ukuran yang dibutuhkan. Biasanya, pada bagian loop dapat dipasang thimble agar bentuk mata lebih rapi dan wire rope tidak cepat aus akibat gesekan.
Setelah loop terbentuk, bagian ujung pendek wire rope atau dead end disejajarkan dengan bagian utama atau live end. Kemudian, wire rope clip dipasang untuk menjepit kedua bagian tersebut. Pada model U-bolt, saddle ditempatkan pada bagian live end, sedangkan U-bolt berada pada bagian dead end. Setelah itu, mur dikencangkan hingga wire rope terkunci dengan kuat.
Jumlah clip tidak boleh asal. Semakin besar diameter wire rope, biasanya semakin banyak jumlah clip yang dibutuhkan. Selain itu, jarak antar clip juga harus cukup agar tekanan jepit tersebar lebih merata. Setelah semua clip dipasang, sambungan perlu diperiksa kembali. Pada beberapa kondisi, mur perlu dikencangkan ulang setelah wire rope menerima beban awal karena posisi wire rope dapat sedikit berubah. Dengan prinsip kerja seperti ini, wire rope clip menjadi solusi praktis untuk membuat sambungan mata pada wire rope tanpa proses press permanen.

Prinsip Penting dalam Pemasangan Wire Rope Clip
Pemasangan wire rope clip tidak boleh dilakukan sembarangan. Berikut beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan:
- Saddle berada di live end: Bagian saddle harus ditempatkan pada wire rope utama atau live end agar bagian yang menahan beban tidak rusak akibat tekanan U-bolt.
- U-Bolt berada di dead end: U-Bolt sebaiknya ditempatkan pada ujung pendek wire rope atau dead end. Posisi ini membantu menjaga kekuatan bagian utama wire rope.
- Gunakan jumlah clip yang sesuai: Jumlah klem wire rope harus disesuaikan dengan diameter wire rope. Wire rope yang lebih besar biasanya membutuhkan lebih banyak clip.
- Perhatikan jarak antar clip: Jarak antar clip harus cukup agar tekanan penguncian merata dan sambungan tidak mudah bergeser.
- Kencangkan mur secara seimbang: Mur pada kedua sisi harus dikencangkan secara merata agar tekanan tidak berat sebelah.
- Periksa kembali setelah diberi beban: Setelah sambungan menerima beban awal, lakukan pengecekan ulang karena wire rope bisa sedikit menyesuaikan posisi.
- Gunakan ukuran clip yang tepat: Jangan menggunakan clip yang terlalu besar atau terlalu kecil karena dapat membuat jepitan tidak optimal.
Prinsip-prinsip ini penting untuk menjaga keamanan sambungan dan menghindari kerusakan pada wire rope.
Baca Juga: Langkah-Langkah Pemasangan Wire Rope Clip pada Kawat Baja
Keunggulan Menggunakan Wire Rope Clip
Ada beberapa keunggulan menggunakan wire rope clip dalam aplikasi rigging dan pengikatan.
- Mudah dipasang: Wire rope clip bisa dipasang menggunakan alat sederhana seperti kunci pas tanpa membutuhkan mesin press khusus.
- Praktis untuk sambungan sementara: Karena dapat dibongkar pasang, wire rope clip cocok untuk kebutuhan sambungan sementara atau pekerjaan yang masih perlu penyesuaian.
- Tersedia dalam banyak ukuran: Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan diameter wire rope.
- Cocok untuk banyak aplikasi: Wire rope clip dapat digunakan untuk kebutuhan marine, konstruksi, proyek, industri, pelabuhan, dan pengamanan area.
- Ekonomis: Dibanding beberapa metode sambungan permanen, penggunaan wire rope clip bisa lebih ekonomis untuk aplikasi tertentu.
- Mudah diganti: Jika ada clip yang aus atau rusak, komponen ini relatif mudah diganti tanpa harus mengganti seluruh wire rope.
- Mendukung penggunaan aksesoris lain: Wire rope clip memudahkan wire rope dihubungkan dengan thimble, shackle, hook, atau turnbuckle.
Keunggulan-keunggulan ini membuat wire rope clip banyak digunakan sebagai salah satu aksesoris wire rope yang praktis di lapangan.
Baca Juga: Wire Clip atau Klem Kawat Sling Lengkap dan Berkualitas
Kekurangan atau Batasan Wire Rope Clip
Walaupun memiliki banyak keunggulan, wire rope clip juga memiliki batasan yang harus dipahami.
- Tidak sekuat sambungan permanen: Sambungan menggunakan wire rope clip umumnya tidak sekuat sambungan press atau swaged fitting yang dibuat secara permanen.
- Membutuhkan pemasangan yang benar: Jika salah posisi atau jumlah clip kurang, sambungan bisa menjadi tidak aman.
- Mur bisa mengendur: Getaran, beban berulang, atau penggunaan di lapangan dapat membuat mur mengendur jika tidak diperiksa secara berkala.
- Tidak cocok untuk semua aplikasi lifting: Untuk aplikasi lifting berat atau kritis, penggunaan wire rope clip harus mengikuti standar teknis dan perhitungan yang tepat.
- Salah ukuran dapat mengurangi kekuatan: Clip yang tidak sesuai diameter wire rope bisa membuat jepitan kurang kuat atau merusak wire rope.
- Perlu perawatan: Wire rope clip harus diperiksa dari karat, aus, ulir rusak, atau deformasi agar tetap aman digunakan.
Karena itu, pengguna perlu memahami batasan ini sebelum menggunakan wire rope clip pada aplikasi tertentu.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Wire Rope Clip
Sebelum membeli wire rope clip, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
- Sesuaikan ukuran dengan wire rope: Ukuran clip harus sesuai dengan diameter wire rope agar jepitan kuat dan stabil.
- Pilih material yang sesuai: Gunakan galvanis untuk kebutuhan umum dan stainless steel untuk area yang lebih korosif atau dekat laut.
- Perhatikan bentuk clip: Pilih bentuk sesuai kebutuhan, apakah Forged Us Wire Clip, Bulldog Wire Clip, atau Fist Grip Wire Clip.
- Periksa kualitas ulir dan mur: Ulir dan mur harus dalam kondisi baik agar dapat dikencangkan dengan aman.
- Sesuaikan dengan aplikasi: Tentukan apakah clip akan digunakan untuk pengikatan, rigging, marine, atau kebutuhan lainnya.
- Perhatikan jumlah clip yang dibutuhkan: Jangan hanya membeli satu clip jika aplikasi membutuhkan beberapa clip untuk satu sambungan.
- Jangan hanya fokus pada harga: Harga wire rope clip penting, tetapi kualitas, ukuran, dan kecocokan dengan wire rope jauh lebih penting.
- Pilih supplier terpercaya: Gunakan supplier alat rigging atau distributor alat kapal yang memahami kebutuhan teknis aksesoris wire rope.
Baca Juga: Distributor Alat Rigging Terpercaya
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Wire Rope Clip
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan wire rope clip antara lain:
- Salah posisi saddle dan U-bolt: Kesalahan ini dapat mengurangi kekuatan sambungan karena bagian utama wire rope bisa tertekan tidak semestinya.
- Menggunakan ukuran clip yang tidak sesuai: Clip terlalu besar atau terlalu kecil tidak akan menjepit wire rope dengan optimal.
- Jumlah clip terlalu sedikit: Penggunaan clip yang kurang dapat membuat sambungan lebih mudah bergeser atau lepas.
- Jarak antar clip tidak tepat: Jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh dapat memengaruhi distribusi tekanan.
- Mur tidak dikencangkan merata: Pengencangan yang tidak seimbang dapat membuat sambungan miring atau kurang stabil.
- Tidak melakukan pengecekan ulang: Setelah diberi beban, mur perlu dicek ulang karena wire rope dapat mengalami penyesuaian posisi.
- Menggunakan clip rusak: Clip yang retak, karat berat, bengkok, atau ulirnya rusak sebaiknya tidak digunakan.
Menghindari kesalahan-kesalahan ini sangat penting agar penggunaan wire rope clip lebih aman.
Baca Juga: Distributor Alat Kapal Terlengkap dan Terpercaya
Perawatan Wire Rope Clip
Agar wire rope clip tetap aman digunakan, perawatan berkala perlu dilakukan. Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan:
- Periksa kondisi fisik: Pastikan tidak ada retak, bengkok, aus, atau deformasi pada U-bolt dan saddle.
- Cek kondisi ulir: Ulir harus tetap baik agar mur dapat dikencangkan dengan sempurna.
- Periksa kekencangan mur: Mur perlu dicek secara berkala, terutama setelah clip digunakan pada beban atau getaran.
- Bersihkan dari kotoran: Bersihkan clip dari lumpur, debu, air laut, oli, atau bahan kimia yang dapat mempercepat korosi.
Dengan perawatan yang baik, umur pakai klem wire rope dapat lebih panjang dan performanya tetap optimal.

PT. Velasco Indonesia Persada Menyediakan Wire Rope Clip
PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan wire rope clip untuk berbagai kebutuhan kapal, pelabuhan, proyek, konstruksi, industri, dan marine. Sebagai distributor alat kapal, kami mendukung kebutuhan aksesoris wire rope, rigging equipment, lifting equipment, dan berbagai perlengkapan kapal lainnya.
Produk wire rope clip yang tersedia dapat digunakan untuk kebutuhan pengikatan, pembuatan loop pada wire rope, aplikasi rigging, dan kebutuhan teknis lainnya. Dengan pilihan produk yang sesuai, pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan berdasarkan ukuran wire rope, material, bentuk clip, dan kondisi penggunaan di lapangan.
Bagi pelanggan yang mencari jual wire rope clip, supplier alat rigging, maupun harga wire rope clip, PT. Velasco Indonesia Persada siap membantu memberikan informasi produk dan penawaran sesuai kebutuhan.
Keunggulan Membeli Wire Rope Clip di PT. Velasco Indonesia Persada
- Menyediakan wire rope clip untuk berbagai kebutuhan rigging dan marine
- Mendukung kebutuhan aksesoris wire rope, rigging equipment, dan lifting equipment
- Tersedia berbagai pilihan ukuran sesuai diameter wire rope
- Cocok untuk kebutuhan kapal, pelabuhan, proyek, konstruksi, dan industri
- Layanan konsultasi produk
- Respons cepat untuk informasi dan penawaran
- Menawarkan harga wire rope clip yang kompetitif
- Mendukung pengiriman ke berbagai wilayah Indonesia
- Berpengalaman sebagai penyedia alat kapal dan perlengkapan kapal
Untuk informasi produk dan penawaran wire rope clip, Anda dapat langsung menghubungi tim PT. Velasco Indonesia Persada melalui email, telepon, atau WhatsApp. Kami siap membantu menyediakan kebutuhan klem wire rope, aksesoris wire rope, rigging equipment, lifting equipment, dan berbagai perlengkapan kapal lainnya sesuai kebutuhan operasional Anda.

FAQ
1. Apa itu wire rope clip?
Wire rope clip adalah klem atau penjepit yang digunakan untuk mengunci ujung wire rope, terutama saat membuat loop atau mata pada wire rope.
2. Apa fungsi wire rope clip pada wire rope?
Fungsi wire rope clip adalah menjepit, mengunci, dan membantu membentuk sambungan mata pada ujung wire rope.
3. Apa istilah lain wire rope clip di Indonesia?
Di Indonesia, wire rope clip juga sering disebut wire clemp, kuku macan, atau klem wire rope.
4. Apa saja jenis wire rope clip berdasarkan material?
Jenis yang umum digunakan adalah wire rope clip galvanis dan wire rope clip stainless steel.
5. Apa saja jenis wire rope clip berdasarkan bentuk?
Beberapa jenis berdasarkan bentuk antara lain Forged Us Wire Clip, Bulldog Wire Clip, dan Fist Grip Wire Clip.
6. Apa kesalahan umum saat memasang wire rope clip?
Kesalahan umum meliputi salah posisi saddle dan U-bolt, jumlah clip kurang, ukuran tidak sesuai, mur tidak kencang, dan tidak melakukan pengecekan ulang.
7. Di mana bisa membeli wire rope clip?
Anda dapat menghubungi PT. Velasco Indonesia Persada untuk kebutuhan jual wire rope clip, supplier alat rigging, dan berbagai aksesoris wire rope lainnya.
VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Wire Rope Clip Berkualitas di jakarta dan juga menjual Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller. Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.